Pesan Buat Arteria Dahlan: Jangan Lupa, Indonesia Dulu Cuma Sunda Besar dan Sunda Kecil

    Pesan Buat Arteria Dahlan: Jangan Lupa, Indonesia Dulu Cuma Sunda Besar dan Sunda Kecil
    Ruslan Raya (Mata Sosial)

    SUKABUMI - Pertama yang ingin saya katakan, Pak Jokowi tolong pecat Arteria Dahlan dari statusnya sebagai Warga Negara Indonesia karena diduga gagal paham sejarah.

    Pernyataan Anggota DPR RI Arteria Dahlan yang dianggap rasis menuai banyak kecaman dari berbagai elemen warga masyarakat di Nusantara ini. Pasalnya Arteria Dahlan diduga secara sadar mengungkapkannya bahwa dirinya meminta Kejagung untuk mengganti Kejati yang saat rapat ada menggunakan bahasa Sunda. 

    Informasi dan berita terkait usulan Arteria Dahlan tersebut yang meminta Kejagung ganti Kejati yang berbahasa sunda saat rapat silahkan searching di google dan pilih dari sumber-sumber tepercaya dan bertanggung jawab. 

    Saya sebagai Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersuku Sunda sangat menyayangkan atas sikap rasis  dari seorang Anggota Dewan RI tersebut.

    TERUMBU.ID
    market.biz.id TERUMBU.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Saya minta Jokowi pecat dia sebagai warga NKRI.

    Perlu diketahui saudara Arteria Dahlan, Dulu Indonesia itu cuma dua wilayah, yaitu Sunda Besar dan Sunda Kecil, sejarah ini tidak bisa ditolak dan tidak bisa di hilangkan dari catatan NKRI. 

    Espresso shot Boba
    market.biz.id Espresso shot Boba
    13% Rp 6.300
    Beli sekarang!

    Pada waktu SD, saya dulu pernah mengalami pelajaran ini bahwa cuma ada dua wilayah di Nusantara ini, yaitu Sunda Besar dan Sunda Kecil. 

    Sunda Besar meliputi pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. 

    Sedangkan Sunda Kecil meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. 

    Untuk detailnya silahkan saudara Arteria Dahlan berkomunikasi dengan para akademisi yang membidanginya dan kompeten agar tidak gagal paham terhadap sejarah NKRI ini. 

    Segeralah minta Maaf terhadap para leluhur NKRI ini, dan warga masyarakat Sunda. 

    Orang Sunda itu Saling Asih Asah Asuh dan Wangian. 

    Pecat dan hukum Pejabat yang korupsi bukan dipecat karena pake bahasa daerah tertentu.

    Kapan-kapan Arteria Dahlan perlu ngopi pahit bersama saya sambil siduru di depan bara api agar terasa hangatnya persaudaran di Nusantara ini. 

    Dan saya berharap, segeralah tokoh-tokoh Sunda atau lembaga atau paguyuban atau apapun membuat laporan terkait pernyataan rasis anggota dewan RI tersebut.

    Sukabumi, 20 Januari 2022

    Ruslana Raya

    Aktivis Mata Sosial

    Sukabumi Jabar
    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna

    Artikel Sebelumnya

    Disaksikan Menkum HAM Yasonna H Laoly, Rudi...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 40

    Postingan Tahun ini: 2569

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 35

    Postingan Tahun ini: 2115

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 13

    Postingan Tahun ini: 778

    Registered: Nov 15, 2021

    Wijaya

    Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 11

    Postingan Tahun ini: 794

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Kpt Arm Witono: Mari Sosialisasikan Bahaya Narkoba
    Dandim 0620/Kabupaten Cirebon,Danyon Arhanud-14/PWY, Danlanal Cirebon Beri Kejutan Hari Bhayangkara ke-76 ke Kapolresta Cirebon
    Sekda Andre Algamar Lantik 6 Pejabat Fungsional 
    Kolaborasi FISIP-TVRI Jawa Timur untuk Program Beranda Kampus 

    Rekomendasi

    Pengecekan PMK Ternak Sapi, Babinsa Rubaru Datangi Ke Pelosok Desa
    Wujud Kepedulian Babinsa Bantu Warga Naikkan Pasir Ke Mobil
    Kepsek SMKN1 Bukittinggi: Sistim PPDB SMA dan SMK Berbeda, Ini Ulasannya
    Kasad Didampingi Kaskostrad dan Bupati Karawang Panen Padi Bersama Masyarakat Karawang
    Tanamkan Nasionalisme, Santri Ponpes Darut Taqwa Ponorogo Dibekali LDKS

    Ikuti Kami