Program Perhutanan Sosial Solusi Amankan 2,3 Juta Hektare Hutan di Sumatera Barat

Program Perhutanan Sosial Solusi Amankan 2,3 Juta Hektare Hutan di Sumatera Barat
Program PerHutanan Sosial Solusi Amankan 2,3 Juta Hektare Hutan di Sumatera Barat

PADANG - Perhutanan Sosial menjadi salah satu solusi untuk menjaga 2, 3 juta hektare hutan di Sumatera Barat dari aksi penebangan liar, kata Kepala Dinas kehutanan Sumbar, Yozarwardi.

"Luas hutan kita mencapai 2, 3 juta hektare. Tidak sebanding dengan jumlah Polisi Hutan yang hanya 103 orang. Perhutanan Sosial adalah salah satu solusi, " katanya di Padang, Senin.

Ia mengatakan patroli untuk mengantisipasi terjadinya penebangan secara liar terus digalakkan oleh Polisi Hutan, namun karena jumlah personil yang terbatas hasilnya juga tidak bisa maksimal.

Perlu solusi lain untuk mengatasi hal itu, salah satunya dengan memaksimalkan program Perhutanan Sosial yang memberikan ruang bagi masyarakat sekitar hutan untuk mengelola lahan hutan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Dengan mekanisme itu, masyarakat sekitar kawasan akan merasa lebih memiliki hutan sehingga akan ikut terlibat dalam upaya pelestarian dan menjaga dari oknum-oknum yang melakukan penebangan liar.

Ia mengatakan setelah adanya program Perhutanan Sosial tersebut penebangan liar mulai berkurang meskipun belum sepenuhnya teratasi.

Data Dinas Kehutanan Sumbar, luas perhutanan sosial di daerah itu hingga Januari 2021 mencapai 228.658 hektare dari total alokasi seluas 500 ribu hektare yang direncanakan pemerintah daerah.

Dari 228, 658 hektare itu di antaranya terbagi atas Hutan Nagari sebanyak 100 unit dengan luas 185.168, 83 hektare, Hutan Kemasyarakatan 45 unit dengan luas 28.939 hektare, Hutan Tanaman Rakyat 91 unit dengan luas 2.241, 81 hektare, Hutan Adat unit 5 unit dengan luas 11.893, 37, Kemitraan Kehutanan 3 unit dengan luas 435, 08 hektare.

Sementara itu Manager Program KKI Warsi Rainal Daus mengatakan alat sensor akustik "Guardian" yang dipasang di hutan juga bisa mengantisipasi penebangan liar.

"Sepanjang 2019 ada 210.000 notifikasi dan 2020 hingga Juni ini ada 180.000 notifikasi. Terkuak ada 12 kasus pembalakan liar di hutan, " katanya. (***)

SUMATRA BARAT
banner
Nanang Suryana

Nanang Suryana

Previous Article

Syaiful Amri, Pemuda Sapudi Perakit Mobil...

Next Article

Bupati Bogor Lantik 495 PNS Eselon II, III,...

Related Posts

Peringkat

Profle

Subhan Riyadi

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 31

Postingan Tahun ini: 394

Registered: Jan 25, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 9

Postingan Tahun ini: 131

Registered: Feb 4, 2021

Yudi Hutriwinata

Yudi Hutriwinata

Postingan Bulan ini: 9

Postingan Tahun ini: 52

Registered: Mar 31, 2021

Ibnu S. Mattangaran

Ibnu S. Mattangaran

Postingan Bulan ini: 8

Postingan Tahun ini: 42

Registered: Mar 2, 2021

Profle

Junaidi

Kabar Gembira Bagi Warga Luwu Utara, Ada Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
Kadis Pendidikan Luwu Utara Klaim Kepemilikan Lahan SDN Pombuntang, Kuasa Hukum Subiati : Itu Sertifikat Hak Pakai !
Tahan Imbang Pemain Muda Pra PORPROV Luwu Utara, Kapten All Star Ungkap Hal Ini
Paslon ASRI Di Terpa Fitnah Dan Berita Hoaks Jelang PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu
banner

Follow Us

Recommended Posts

Antri BBM, Hubdam XII Bagikan Masker ke Pengemudi Truk
Mengenang Perjuangan Sultan Hasanuddin Raja Gowa-16 dan Andi Maddusila Idjo Karaeng Katangka Raja Gowa ke-37, LKG Gelar Tahlilan dan Zikir
Paslon ASRI Di Terpa Fitnah Dan Berita Hoaks Jelang PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu
LKG Gelar Haul Raja Gowa Sultan Hasanuddin ke-351
Kegiatan Bimtek Pekon Se Kabupaten Lampung Barat Dipertanyakan, Ini Jawaban Komisi 1 DPRD Kabupaten Lambar Dan LSM PKN RI

Random Posts