Presiden: Pemerintah Cabut 2078 Izin Perusahaan Tambang Minerba

Presiden: Pemerintah Cabut 2078 Izin Perusahaan Tambang Minerba

JAKARTA - Pemerintah telah mencabut sebanyak 2078 izin perusahaan tambang yang tidak produktif. Indikator pencabutan hal itu, berdasarkan selama beberapa tahun belakangan perusahaan terkait tidak melakukan sejumlah aktivitas pertambangan. 

"Hari ini sebanyak 2078 izin perusahaan penambangan minerba, kita cabut karena tidak pernah menyampaikan rencana kerja izin yang sudah bertahun-tahun diberikan, " ujar Presiden Joko Widodo melalui keterangan pers yang dilakukan secara virtual pada Kamis (6/1/2022). 

Menurut Presiden, langkah yang dilakukan ini, sebagai langkah memperbaiki tata kelola sumber daya alam di tanah air ke depan. Ini penting, untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan tambang yang produktif. 

Dengan pemanfaatan tambang yang optimal, maka niscaya kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tambang dapat meningkat dengan signifikan. 

"Menyebabkan tersanderanya pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, " tutur Presiden. 

Dasar dari pencabutan izin di atas, lanjut Presiden Joko Widodo, sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang secara gamblang menyebutkan, bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara. Yang dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. 

"Kita harus memegang amanat konstitusi bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara, " imbuh Presiden. 

Untuk dalam rangka mengoptimalkan hal itu, izin perusahaan tambang akan diberikan kepada perusahaan yang memiliki kredibilitas. Dengan begitu, pengelolaan tambang yang dilakukan oleh perusahaan terkait dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat. 

Perusahaan yang memiliki rekam jejak yang baik, juga dipastikan akan ikut dalam melestarikan lingkungan dilokasi perusahaan terkait melakukan aktivitas tambang. 

"Memiliki komitmen untuk ikut mensejahterakan rakyat dan menjaga kelestarian alam, " pungkas Kepala Negara. 

Foto: BPMI Setpres 

Updates

Updates

Previous Article

Pembangunan Ibu Kota Negara Baru Luar Biasa...

Next Article

Tony Rosyid: Anies Paling Berpeluang jadi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 241

Postingan Tahun ini: 241

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 229

Postingan Tahun ini: 229

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 149

Postingan Tahun ini: 149

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 135

Postingan Tahun ini: 135

Registered: Jul 10, 2020

Profle

Nanang suryana saputra

Ramah Tamah Dengan Menteri BUMM, Bupati Simalungun Sampaikan Rencana Kerjasama Kelola Aset PTPN II dan III di Kota Turis Parapat
Polresta Banyuwangi Gelar Olah TKP di Heroes Cafe Pasca Penggerebekan Tarian Striptis
Polres Ciamis Polda Jabar Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Wilayah Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.
Kasdim 0712/Tegal Dampingi Bupati Tegal Lounching Vaksinasi Anak Usia 6 sampai 11 tahun di Wilayah Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal

Follow Us

Recommended Posts

Antisipasi Banjir Babinsa Koramil 08/RP Beri Saran Normalisasi Sungai Penghubung 2 Kelurahan 
Rusuh Di Mapolda Jabar, 725 Anggota LSM GMBI di Amankan Anggota Polri
Akhirnya Pelaku yang Bawa Kabur Kanit Tipidkor Polres Jeneponto Tak dapat Lolos di Tangan Pegasus
Bupati Lantik 36 Pejabat di Lingkungan Pemkab Rohil
Hasto Kristiyanto: Anggota DPR RI Fraksi PDIP Arteria Dahlan Sudah diberi Sanksi Peringatan Berat