Herman Sugianto: Mengingat Kembali Seorang Gus Dur Bapak Hari Raya Imlek

    Herman Sugianto: Mengingat Kembali Seorang Gus Dur Bapak Hari Raya Imlek

    PONOROGO - Tahun Baru Cina atau Hari Raya Imlek dirayakan pertama di bulan pertama pinyin (Zheng Yue) dan berakhir pada tanggal kelima belas saat bulan purnama (Cap Go Meh). Perayaan Tahun Baru Cina 2022 atau Imlek berlangsung pada 1 Februari 2022.

    Perayaan ini menjadi salah satu perayaan penting bagi orang Tionghoa seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Ketika perayaan Imlek berlangsung, Pemerintah menetapkannya sebagai hari libur nasional setiap tahunnya.

    URBANESIA.ID
    market.biz.id URBANESIA.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebelum ditetapkan sebagai hari libur nasional, Indonesia memiliki sejarah panjang yang mengiringi dalam perayaan Imlek. Selama 30 tahun, yakni 1968-1999, orang Tionghoa Indonesia harus merayakan Tahun Baru Cina secara tertutup.

    Di bawah kekuasaan Pemerintah Orde Baru, belenggu rasisme harus dirasakan oleh orang Tionghoa mulai dari penutupan sekolah berbahasa Cina, pelarangan memutar lagu Mandarin dan penggunaan huruf Cina. Puncaknya, ketika Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 tahun 1967 tentang larangan agama, kepercayaan, dan adat istiadat Cina diterbitkan oleh Pemerintah.

    Ketika Reformasi 1998 bergulir, masa-masa suram bagi orang Tionghoa mulai sirna. Aturan-aturan diskriminatif komunitas Tionghoa pun mulai dicabut. Keterbukaan terhadap komunitas Tionghoa semakin menguat terutama di bawah kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). 

    Masyarakat Tionghoa mulai merasakan inklusifitas yang nyata sebab Presiden Gus Dur secara terbuka membela masyarakat Tionghoa dengan mengenalkan konsep kebangsaan miliknya.

    OTOSATU.COM
    market.biz.id OTOSATU.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebagaimana dijelaskan dalam buku Etnis Tionghoa Nasionalisme Indonesia yang ditulis Leo Suryadinata, menurut Presiden Gus Dur, tidak ada istilah keturunan masyarakat asli Indonesia. 

    Pemisahan pribumi dan non pribumi adalah kekeliruan yang membuat masyarakat Tionghoa terekslusifkan. Sejatinya, bangsa Indonesia terbentuk atas tiga ras, yakni Melayu, Astro-Nesia, dan Cina. Bahkan, Presiden Gus Dur menyatakan dirinya merupakan keturunan percampuran Cina-Arab.

    Chicago Pizza
    market.biz.id Chicago Pizza
    1% Rp 9.500
    Beli sekarang!

    Akhirnya, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menerbitkan Ketetapan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2000. Keppres tersebut menjadi pintu awal umat Konghucu di Indonesia bisa memeroleh kebebasan untuk menganut agama, kepercayaan, serta adat istiadat mereka, termasuk upacara keagamaan seperti Imlek secara terbuka.

    Ponorogo, 1 Februari 2022

    OPOSISI.CO.ID
    market.biz.id OPOSISI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Herman Sugianto

    *Ketua Umum Forum Pemuda dan Mahasiswa Gelaman (FPMG) Kepulauan Kangean

    Ponirin Mika

    Ponirin Mika

    Artikel Sebelumnya

    Jonny G. Plate: WFH Lingkup Kominfo Tetap...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 40

    Postingan Tahun ini: 2569

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 35

    Postingan Tahun ini: 2115

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 13

    Postingan Tahun ini: 778

    Registered: Nov 15, 2021

    Wijaya

    Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 11

    Postingan Tahun ini: 794

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Kpt Arm Witono: Mari Sosialisasikan Bahaya Narkoba
    Dandim 0620/Kabupaten Cirebon,Danyon Arhanud-14/PWY, Danlanal Cirebon Beri Kejutan Hari Bhayangkara ke-76 ke Kapolresta Cirebon
    Sekda Andre Algamar Lantik 6 Pejabat Fungsional 
    Kolaborasi FISIP-TVRI Jawa Timur untuk Program Beranda Kampus 

    Rekomendasi

    Pengecekan PMK Ternak Sapi, Babinsa Rubaru Datangi Ke Pelosok Desa
    Wujud Kepedulian Babinsa Bantu Warga Naikkan Pasir Ke Mobil
    Kepsek SMKN1 Bukittinggi: Sistim PPDB SMA dan SMK Berbeda, Ini Ulasannya
    Kasad Didampingi Kaskostrad dan Bupati Karawang Panen Padi Bersama Masyarakat Karawang
    Tanamkan Nasionalisme, Santri Ponpes Darut Taqwa Ponorogo Dibekali LDKS

    Ikuti Kami