Bupati Pangandaran Keluarkan Instruksi Pelaksanaan Pengetatan Wilayah

Bupati Pangandaran Keluarkan Instruksi Pelaksanaan Pengetatan Wilayah
Bupati Pangandaran H. JEJE WIRADINATA

PANGANDARAN - Dalam upaya pencegahan dan penanganan virus covid-19 di Kabupaten Pangandaran, Bupati Pangandaran mengeluarkan Instruksi Bupati Pangandaran Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Pengetatan Wilayah.

Instruksi Bupati Pangandaran tersebut tertanggal 15 Januari 2021, membahas berbagai persoalan terkait pelaksanaan protokol kesehatan di Kabupaten Pangandaran.

Dikeluarkan instriuksi ini karena mencermati perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini, berikut ini diantaranya isi Instruksi Bupati Pangandaran :

Maka dipandang perlu melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) secara terencana, sistematis dan terkendali.

Melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19 sebagai berikut :
1. Kerumunan dan keramaian di area publik tidak diperkenankan;
2. Resepsi pernikahan atau hajatan dilaksanakan dari pukul 09.00 WIB sampai dengan maksimal pukul 17.00 WIB dengan jumlah undangan maksimal 50 orang setiap satu jam (satu sesi), tanpa menyelenggarakan semua jenis hiburan;
3. Kegiatan pembelajaran di Satuan Pendidikan dilaksanakan melalui cara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ);
    a. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dimulai pukul 07.00 s.d 14.00 WIB dengan pengawasan dari Orang Tua/Wali Siswa, masyarakat sekitar, Koordinator Wilayah Pendidikan masing-masing, Satpol-PP dan Stakeholder lainnya;
    b. Pengawasan dimaksud adalah mengingatkan, mencatat dan melaporkan kepada Koordinator Wilayah Pendidikan setempat apabila melihat siswa berada di luar rumah pada jam tersebut.
4. Masyarakat Kabupaten Pangandaran dihimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar daerah;
5. Pegawai Pemerintah Kabupaten Pangandaran, baik ASN maupun Non ASN dihimbau untuk tidak melakukan perjalanan keluar daerah dan wajib menerapkan protokol kesehatan. Apabila melanggar akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan;
6. Mobilitas orang dari luar Wilayah Kabupaten Pangandaran yang masuk ke wilayah Kabupaten Pangandaran disarankan membawa hasil Rapid Antigen dan/atau Test Swab (PCR);
7. Apabila di wilayah Desa terkonfirmasi tingkat penularan positif Covid-19 aktif 10 orang atau lebih maka dilakukan langkah-langkah:
   a. Pembatasan keluar masuk orang;
   b. Tidak diperbolehkan ada kerumunan, hajatan dan keramaian;
   c. Pengawasan dan Penegakan disiplin protokol kesehatan yang ketat dari Satuan Tugas Covid-19 Desa; dan
   d. Dilakukan penyemprotan disinfektan menyeluruh.
8. Pusat perbelanjaan dan toko swalayan diatur dengan ketentuan:
   a. Melayani konsumen dari pukul 07.00 WIB s.d. pukul 20.00 WIB;
   b. Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan area yang sering disentuh publik setiap 4 jam sekali;
   c. Mewajibkan pekerja dan pengunjung untuk menggunakan masker;
   d. Melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1, 5 meter dengan memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai area antri pembayaran/kasir;
   e. Pembatasan pengunjung maksimal 50% dari kapasitas; dan
   f. Menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol secara layak.
9. Pasar Rakyat diatur dengan ketentuan:
   a. Melayani pengunjung pasar mulai pukul 04.00 s.d. 16.00 WIB, dengan pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 50% dari kapasitas pasar; dan
   b. Pedagang yang menempati kios/los selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta melakukan disinfeksi secara berkala di area yang sering disentuh publik.
10. Kegiatan keagamaan mengikuti peraturan perundang-undangan dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu:
   a. Melakukan disinfeksi pada lantai, dinding dan peralatan bangunan rumah ibadah;
   b. Melaksanakan protokol kesehatan 5 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun, Membatasi Mobilitas/ Interaksi dan Menjauhi Kerumunan);
   c. Kegiatan ibadah dilaksanakan khusus bagi warga sekitar; dan
   d. Pembatasan jumlah jamah sebanyak 50 % dari kapasitas tempat ibadah dan menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus di lantai minimal 1 meter.
11. Kegiatan pengajian dilaksanakan dengan ketentuan :

   a. Pembatasan waktu pelaksanaan paling lama 1 jam;
   b. Dilaksanakan di dalam masjid;
   c. Diutamakan penceramah lokal;
   d. Apabila penceramah berasal dari luar daerah disarankan hasil Rapid Antigen dan/atau Test Swab (PCR);
   e. Jumlah peserta maksimal 50% dari kapasitas tempat ibadah dengan jumlah maksimal 50 orang; dan
   f. Tidak diperkenankan menyelenggarakan pengajian akbar/pengajian di luar ruangan.

12. Pemangku kepentingan pariwisata dengan ketentuan:
   a. Pelaku usaha pariwisata wajib menandatangani surat pernyataan kesiapan protokol kesehatan serta pola hidup bersih dan sehat. Apabila tidak menandatangani pernyataan, maka pelaku usaha wisata tidak diperbolehkan melakukan aktifitas usaha;
   b. Pelaku usaha hotel menerima tamu maksimal 50% dari kapasitas jumlah kamar dan kapasitas tamu disetiap kamar;
   c. Pelaku usaha warung makan/restoran/cafe dan tempat hiburan menerima tamu maksimal 50% dari kapasitas okupansi meja dengan Jam Operasional dari pukul 09.00 - 21.00 WIB;
   d. Tidak memberikan izin untuk  membuka  wisata  perkotaan  di ruang tertutup seperti :
       i.Tempat Karaoke;
       ii.Tempat Hiburan Malam, dan
       iii.Tempat Pijat SPA.
   e. Perahu pesiar atau perahu wisata digunakan maksimal 6 orang;
   f. Rental goes atau odong-odong digunakan maksimal 3 orang;
   g. Sewa sepeda, sepeda motor dan ATV digunakan hanya untuk 1 orang;
   h. Penggunaan ban dan boogie digunakan hanya untuk 1 orang;
   i. Olahraga  air  atauwatersport  digunakanmaksimal 50% dari kapasitas normal;
   j. Wisata Bodyrafting dan snorkeling memperhatikan ketentuan physical distancing;
   k. Jetski hanya digunakan oleh 1 orang;
   l. Wisata kuda digunakan oleh 1 orang;
   m. Becak wisata digunakan oleh 1 penumpang; dan
   n. Pelaku usaha yang tidak mentaati ketentuan pada Surat Edaran ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang - undangan.
13. Bagi Wisatawan dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Menerapkan protokol kesehatan 5 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun,  Membatasi  Mobilitas/ Interaksi dan Menjauhi Kerumunan);
   b. Wisatawan rombongan 50% dari kapasitas tempat duduk kendaraan; dan
   c. Disarankan menunjukkan hasil negatif Rapid Antigen dan/atau PCR.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan dan Desa sesuai kewenangannya melakukan pengawasan dan menegakan protokol kesehatan antara lain :
a. Membubarkan kegiatan yang mengundang keramaian/kerumunan yang melanggar protokol kesehatan;
b. Memberikan sanksi sosial (kerja sosial) di fasilitas umum/ fasilitas sosial/ fasilitas keagamaan selama 2 hari bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan;
c. Bagi Warga Pangandaran sanksi sosial (kerja sosial) sebagaimana tercantum pada huruf b dilaksanakan di tempat tinggal yang bersangkutan sesuai dengan alamat KTP; dan
d. Bagi Warga Luar Pangandaran sanksi sosial (kerja sosial) sebagaimana tercantum pada huruf b dilaksanakan di tempatInstruksi ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan tanggal 25 Januari 2021, dan akan diperpanjang atau diperpendek sesuai hasil evaluasi perkembangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).(***)

PANGANDARAN
Nanang Suryana

Nanang Suryana

Previous Article

Pemerintah Kabupaten Pangandaran Terapkan...

Next Article

Banjir Besar di Tanah Laut Makan Korban...

Related Posts

Peringkat

Profle

Subhan Riyadi

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 502

Registered: Jan 25, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 151

Registered: Feb 4, 2021

Bram Injana

Bram Injana

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 60

Registered: Feb 20, 2021

Ibnu S. Mattangaran

Ibnu S. Mattangaran

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 63

Registered: Mar 2, 2021

Profle

Bram Injana

Persembahkan Emas di HUT 76 Kemerdekaan Indonesia, Deretan Bonus Menanti 
Generasi Baru Indonesia Komisariat UIN Alauddin Makassar Gelar Aksi Peduli dan Berbagi 
Antoni Ginting Gagal ke Final Cabor Bulutangkis, Fokus Hadapi Gordon 
Perwira Polres Luwu Utara Ini Naik Pangkat AKP, Ini Harapan I Gede Soma

Follow Us

Recommended Posts

Perwira Polres Luwu Utara Ini Naik Pangkat AKP, Ini Harapan I Gede Soma
Polsek Baradatu Ringkus Dua Pelaku Rampas Dompet Sopir Truk di Jalinsum
Koramil 0824/04 Sukowono Bantu Lakukan Patroli Pengawasan Protokol Kesehatan
Koramil 0824/18 Kencong Kawal Pemakaman Protokol Kesehatan Warga Desa Keraton
Hormati Jasa Para Pahlawan, Kasal Perintahkan Pemindahan Makam